Kampung Media Lengge Wawo, Sekretariat: Jalan Lintas Bima - Sape Km.17 Kompleks Lapangan Umum Desa Maria Utara Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, Telepon: 0374-7000447. Bagi yang ingin mengirim Tulisan Berita atau Artikel hubungi Nomor HP: 081803884629/085338436666

Jumat, 18 Desember 2015

BKSDA Adakan Rakor Pengelolaan Kawasan Konservasi


KM LENGGE,- Untuk meningkatkan dukungan dan komitmen para pemangku kepentingan dalam pengelolaan kawasan konservasi, Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) NTB Wilayah III Bima, Kamis (17/12)  mengadakan Rapat Koordinasi Pemantapan Pengelolaan Kawasan Konservasi Sumberdaya Alam  di Aula Akbar Hotel Mutmainnah.


Pada Rakor yang dihadiri 30 peserta dari  instansi TNI, Polri, SKPD terkait lingkup pemerintah Kabupaten Bima dan pengelola taman wisata alam, cagar alam, taman nasional dan konservasi ini, Bupati Bima yang diwakili Asisten I Setda Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs. H. Abdul Wahab dalam sambutannya mengatakan, "mengingat dampak kerusakan hutan akan dirasakan oleh masyarakat itu sendiri, maka peran serta  dalam menjaga dan melestarikan kawasan hutan sangat diperlukan dengan cara tidak melakukan tindakan – tindakan yang dapat menimbulkan kerusakan pada kawasan hutan tersebut".

Menurut Wahab, "Berhasilnya konservasi sumber daya alam nabati dan ekosistemnya berkaitan erat dengan tercapainnya  sasaran konservasi  yang menjamin terpeliharanya proses ekologis sebagai menunjang sistem penyangga kehidupan".

Mengakhiri arahannya, Wahab berharap forum Rakor mampu membangun komitmen bersama dalam mendorong fungsi kawasan konservasi baik bagi kesejahteraan manusia, pengawetan keanekaragaman flora dan fauna serta  pengendalian tataa kelola pemanfaatan sumber daya alam hayati sehingga terjamin kelestariannya.

Sementara itu,  pada sesi diskusi, Kepala Balai KSDA NTB Dr. Ir. Widada, MM yang menyampaikan materi "Sekilas Pandang Pengelolaan Kawasan Konservasi Wilayah Bima Balai KSDA NTB menjelaskan, “ tugas pokok instansi yang dipimpinnya mencakup pengelolaan kawasan Suaka Margasatwa, Cagar  Alam, Taman Wisata Alam, Taman  Buru serta konservasi tumbuhan dan satwa liar, baik di dalam  konservasi maupun  di luar kawasan.

Widada selajutnya menguraikan, “Kegiatan yang telah dilaksanakan dalam rangka pemantapan pengelolaan kawasan konservasi oleh BKSDA NTB adalah Pengelolaan  kawasan dan SDA (Survey potensi, eksplorasi dan inventarisasi potensi, penataan blok dan zonasi serta penyusunan rencana pengelolaan. 

Sedangkan dalam aspek  pemberdayaan masyarakat, kegiatan yang direalisasikan yaitu pembentukan kader konservasi, pembinaan kelompok pecinta alam, pembentukan masyarakat mitra Polhut, pembentukan masyarakat peduli api, serta pembinaan dan penguatan kelompok swadaya masyarakat.

Berkaitan dengan penyebaran informasi, dilakukan sosialisasi melalui Rapat Koordinasi, Sosialisasi kawasan konservasi, Sosialisasi pencegahan Kebakaran Hutan, Pameran dan kampanye. 

Selain itu dilakukan pembinaan habita, perlindungan dan pengamanan kawasan melalui penjagaan dan patroli kawasan serta Operasi  peredaran hasil hutan dan tanaman satwa dilindungi.

Pemateri lainnya  Kepala Kepala Dinas Kehutanan  Ir. H. Nurdin  memaparkan Kebijakan Pemerintah Kabupaten Bima Dalam Pembangunan Kehutanan. Menurut Nurdin, "beberapa hal yang perlu ditempuh dalam memaksimalkan upaya pengamanan gangguan hutan antara lain, meningkatkan koordinasi internal antar bidang lingkup Dinas Kehutanan Kabupaten.


Aspek lain yang menjadi perhatian adalah meminimalisir pola pikir bahwa tugas pengamanan hutan hanya tugas Bidang Perlindungan Hutan. Upaya lainnya tandas Nurdin  adalah membangun koordinasi dan kerja sama yang sinergis antar pemangku kepentingan akan hutan, sosialisasi dan pendidikan pada masyarakat untuk membangun pemahaman akan fungsi dan arti penting sumber daya hutan yang berkelanjutan. HP Bima (Efan)

0 komentar:

Posting Komentar